Kamis, 26 September 2019

JUAL KUE KOYAH KACANG HIJAU TANPA BAHAN PENGAWET "ORIGINAL" NO WA 085259053676

Kue kering koyah kacang hijau, Jajanan Ngetren Jaman Dulu yang Keberadaannya jaman now Banyak Diburu.

Kuliner masa kini tentu saja tak lepas dari para millenials yang serta merta menggendong kamera untuk dapat foto ala-ala food porn dan lalu diunggah ke sosial media mereka. Hal tersebut sudah marak diikuti orang dan menjadi kebiasaan. Bahkan mereka lebih milih jepret-jepret daripada berdoa sebelum makan. Bagi sebagian orang, kebiasaan itu lama-lama menjadi sebuah kebosanan.








Banyak dari mereka yang mencari terobosan baru soal kuliner, salah satunya kembali mengingat jajanan jadul. Kue kering koyah kacang hijau adalah satu di antara kue hits zaman dulu, nggak kalah pula dari cake-cake artis yang sedang diburu sekarang. Namun, keberadaan kue kering koyah kacang hijau pun telah berkurang seiring berjalannya waktu.



Apa sih kue kering koyah kacang hijau itu? Para remaja ‘90an pasti bisa menjawabnya. Kue ini terbuat dari tepung kacang hijau yang rasanya sangat manis. Kue ini juga sangat rapuh sehingga ketika akan menyantapnya kita harus ekstra hati-hati agar remahnya tidak tercecer ke mana-mana. Cara membuatnya pun cukup simpel, kadang banyak ibu rumah tangga yang memproduksi kue ini sendiri. Sebelum ada oven seperti sekarang, finishing kue koya dilakukan dengan bantuan sinar matahari. Ajaibnya, kue ini sangat lumer di mulut, ketika kita memasukannya, blush, kue itu akan segera berpecah ruah di dalam mulut dan memberi sensasi yang seru.




Kue koyah kacang hijau yang biasa kita temui pada umunya berbentuk bulat. Hal tersebut dikarenakan sang produsen biasanya memberi ‘isi’ ke dalam bulatan tersebut. Terkadang ada pula yang cokelat untuk menambah kenikmatan ketika kue ini disantap. Namun ternyata, bentuk kue koyah kacang hujau tidak hanya bulat, namun ada juga yang persegi dan jajar genjang. Meski banyak variasi dalam bentuk kue jadul ini, tapi rasa yang diciptakan tetap sama dan memanggil-manggil kenangan masa lalu.











ternyata penggemar kue koya berada dari Sabang sampai Merauke. Mereka pun memiliki sebutan khas untuk jajanan legendaris ini. Seperti di Malang, Jawa Timur, yang juga dibilang sebagai pusat dari kue ini, mereka menyebutnya dengan kue satru atau payako. Sedangkan di Jakarta yang mayoritas penduduknya adalah orang Betawi, menyebutnya sebagai kue satu. Biasanya kue koya ini menjadi sandingan ketika menikmati teh atau kopi di sore hari. Meski banyak sebutan, jajanan lawas ini tetap banyak penggemar dan masih diburu hingga sekarang.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar